Bahagiakan ibumu pasti ada Surga dirumahmu #KataBijak
https://gambarkatabijak.blogspot.com/2018/06/bahagiakan-ibumu-pasti-ada-surga.html
Motivasi hari ini Ada Surga dirumahmu jika kita mampu bahagiakan ibu... Pasti!. Mulianya seorang ibu, banyak kisah yang menceriterakan bakti seorang anak kepada ibunya. Tapi ada juga kisah durhaka seorang anak kepada ibunya
Kasih ibu hadir sepanjang masa. Bahkan tak akan terbalas oleh anak–anaknya, apa yang telah diberikan oleh ibu. Sosok yang terus ada dengan penuh kasih dan sayang menjaga anak–anak serta keluarganya. Betapa besar peranan seorang ibu dalam meng asihi dan mendidik anak-anaknya. Bahkan, bila diban dingkan dengan ayah, peran ibu jauh lebih besar dalam mendidik anak-anaknya.
Seperti yang telah ditegaskan Rasulullah SAW dalam ha dits nya yang berasal dari pertanyaan seorang sahabat. "Ya Rasul, siapakah orang yang harus aku hormati di dunia ini." Rasul menjawab, "Ibumu." Kemudian dia bertanya lagi, "Lalu siapa?" Rasul menjawab, "Ibumu." "Kemudian lagi, ya Rasul," tanya orang itu. "Rasul menjawab, "Ibumu." Lalu, laki-laki itu bertanya lagi; "Kemudian, setelah itu siapa, ya Rasul?" "Bapakmu," jawab Rasulullah.
Seperti yang telah ditegaskan Rasulullah SAW dalam ha dits nya yang berasal dari pertanyaan seorang sahabat. "Ya Rasul, siapakah orang yang harus aku hormati di dunia ini." Rasul menjawab, "Ibumu." Kemudian dia bertanya lagi, "Lalu siapa?" Rasul menjawab, "Ibumu." "Kemudian lagi, ya Rasul," tanya orang itu. "Rasul menjawab, "Ibumu." Lalu, laki-laki itu bertanya lagi; "Kemudian, setelah itu siapa, ya Rasul?" "Bapakmu," jawab Rasulullah.
Dimensi Motivasi: 300 Pixel
Ukuran Animasi Motivasi: 26,3 KB (27.006 bytes)
Format avatar Motivasi: GIF
“ Surga itu dibawah telapak kaki ibu” adalah kata kiasan
betapa kita wajib mentaati dan berbakti pada ibu, mendahulukan
kepentingan beliau mengalahkan kepentingan pribadi hingga diibaratkan
letak diri kita bagaikan debu yang ada dibawah telapak kakinya bila kita
ingin meraih Surga.
Surga Al-Aamiri berkata “ Maksudnya ukuran dalam berbakti dan khidmah pada para ibu bagaikan debu yang berada di bawah telapak kaiki mereka, mendahulukan kepentingan mereka atas kepentingan sendiri dan memilih berbakti pada mereka ketimbang berbakti pada setiap hamba-hamba Allah lainnya karena merekalah yang rela menanggung beban penderitaan kala mengandung, menyusui serta mendidik anak-anak mereka”.
Sebagian Ulama Tashawwuf menyatakan " Hadits ini memiliki arti secara dhahir, bathin, hak dan hakikat karena baginda nabi Muhammad SAW mampu menguasai segala kesempurnaan bahasa. Maka arti “ Surga itu dibawah telapak kaki ibu” arti dhahir-nya adalah para ibu keridhaannya yang mampu menghantarkan kedalam surga harus diraih dengan bereprilaku rendah diri, patuh bagaikan meletakkan diri kita di bawah telapak kakinya.
Arti hakikatnya bahwa para ibu merupakan orang mukmin kelak di surga berada di tempat tertinggi bersama dengan Nabi Muhammad SAW dan setiap makhluk berada di bawah derajat tersebut, maka puncak derajat para makhluk disurga berada kedudukannya berada dibawah telapak kaki para ibu, dengan demikian semua derajat yang terdapat didalam surga yang kelak dihuni orang-orang mukmin kesemuanya berada di bawah telapak kaki para ibu sebab keluhuran derajat mereka dialam surga. [ Faidh al-Qadiir III/477 ].
Disadur dari berbagai sumber, Animasi oleh @humorsingkat
Surga Al-Aamiri berkata “ Maksudnya ukuran dalam berbakti dan khidmah pada para ibu bagaikan debu yang berada di bawah telapak kaiki mereka, mendahulukan kepentingan mereka atas kepentingan sendiri dan memilih berbakti pada mereka ketimbang berbakti pada setiap hamba-hamba Allah lainnya karena merekalah yang rela menanggung beban penderitaan kala mengandung, menyusui serta mendidik anak-anak mereka”.
Sebagian Ulama Tashawwuf menyatakan " Hadits ini memiliki arti secara dhahir, bathin, hak dan hakikat karena baginda nabi Muhammad SAW mampu menguasai segala kesempurnaan bahasa. Maka arti “ Surga itu dibawah telapak kaki ibu” arti dhahir-nya adalah para ibu keridhaannya yang mampu menghantarkan kedalam surga harus diraih dengan bereprilaku rendah diri, patuh bagaikan meletakkan diri kita di bawah telapak kakinya.
Arti hakikatnya bahwa para ibu merupakan orang mukmin kelak di surga berada di tempat tertinggi bersama dengan Nabi Muhammad SAW dan setiap makhluk berada di bawah derajat tersebut, maka puncak derajat para makhluk disurga berada kedudukannya berada dibawah telapak kaki para ibu, dengan demikian semua derajat yang terdapat didalam surga yang kelak dihuni orang-orang mukmin kesemuanya berada di bawah telapak kaki para ibu sebab keluhuran derajat mereka dialam surga. [ Faidh al-Qadiir III/477 ].
Disadur dari berbagai sumber, Animasi oleh @humorsingkat

Posting Komentar